ELEMEN PERUNDUNGAN
ELEMEN-ELEMEN PERUNDUNGAN
Olweus seorang pemerhati pendidikan menyebutkan beberapa elemen yang terjadi pada peristiwa perundungan.
Elemen tersebut adalah menyakiti, niat, pengulangan, dan ketidakseimbangan.
Perundungan dilakukan oleh pelaku atau subjek kepada korban atau objek. Pelaku melakukan tindakan yang menyakiti korban baik secara fisik atau psikis.
Selanjutnya korban akan merasakan sakit baik juga fisik maupun psikis bahkan akan mengakibatkan trauma.
Perlu diketahui bahwa peristiwa atau tindakan perundungan bukan hanya sekali melainkan berulang-ulang dan dapat berefek bola salju, semakin hari akan berdampak besar.
Yang terakhir, perundungan terjadi oleh karena ketidakseimbangan relasi. Pelaku yang memiliki kuasa kepada korban yang tidak berdaya.
Jadi, perundungan berbeda dengan tindakan bercanda, tidak sengaja atau juga kesalahpahaman. Perundungan tergolong tindakan terencana bahkan sistematis.
Sampai di sini dulu. Apakah ada diskusi? Silahkan.
Salam hangat dari saya
Ida Bagus Suwardana
Terima kasih telah membaca tulisan hasil kursus saya di Alison. Silahkan berikan komentar dan kunjungi sumber belajar internasional di: https://alison.com/
Olweus seorang pemerhati pendidikan menyebutkan beberapa elemen yang terjadi pada peristiwa perundungan.
Elemen tersebut adalah menyakiti, niat, pengulangan, dan ketidakseimbangan.
Perundungan dilakukan oleh pelaku atau subjek kepada korban atau objek. Pelaku melakukan tindakan yang menyakiti korban baik secara fisik atau psikis.
Selanjutnya korban akan merasakan sakit baik juga fisik maupun psikis bahkan akan mengakibatkan trauma.
Perlu diketahui bahwa peristiwa atau tindakan perundungan bukan hanya sekali melainkan berulang-ulang dan dapat berefek bola salju, semakin hari akan berdampak besar.
Yang terakhir, perundungan terjadi oleh karena ketidakseimbangan relasi. Pelaku yang memiliki kuasa kepada korban yang tidak berdaya.
Jadi, perundungan berbeda dengan tindakan bercanda, tidak sengaja atau juga kesalahpahaman. Perundungan tergolong tindakan terencana bahkan sistematis.
Sampai di sini dulu. Apakah ada diskusi? Silahkan.
Salam hangat dari saya
Ida Bagus Suwardana
Terima kasih telah membaca tulisan hasil kursus saya di Alison. Silahkan berikan komentar dan kunjungi sumber belajar internasional di: https://alison.com/
Komentar
Posting Komentar